Suku Bunga Mengambang

Ketentuan & Persyaratan Surat Berharga Negara  
Pemerintah Republik Indonesia
Obligasi Negara Republik Indonesia
Dengan Tingkat Bunga Mengambang

Bagian A : Penerbit dan Status Obligasi  
Penerbit : Pemerintah Republik Indonesia
Dasar Hukum : 1. Peraturan Pemerintah Nomor 84 Tahun 1998 tentang Program Rekapitalisasi Bank Umum;

2. Keputusan Presiden Nomor 55 Tahun 1998 tentang Pinjaman Dalam Negeri Dalam Bentuk Surat Utang;

3. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 183/KMK.017/1999 tanggal 28 Mei 1999 tentang Penerbitan Surat Utang Dalam Rangka Program Rekapitalisasi Bank Umum Dan Penyehatan Perbankan Nasional.
Status Obligasi : Utang tanpa syarat dari Negara Republik Indonesia dan dapat diperdagangkan.
 

 

Bagian B : Struktur  
Harga Penawaran : 100% (seratus per seratus) dari nilai Pokok Obligasi.
Nominal Setiap Unit Obligasi : Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah).
Tingkat Bunga Obligasi : Tingkat Bunga Obligasi didasarkan pada tingkat bunga per tahun yang sama dengan pengumuman hasil lelang Sertifikat Bank Indonesia Jangka Waktu Tiga Bulan (dihitung sampai dengan 5 (lima) angka di belakang koma) dari hasil lelang terakhir yang diselenggarakan sebelum Pengumuman Tingkat Bunga Bunga Obligasi, kecuali untuk Jumlah Pembayaran Bunga Pertama.
Pengumuman Tingkat Bunga Obligasi : Bank Indonesia mengumumkan Tingkat Bunga Obligasi selambat-lambatnya 2 (dua) Hari kerja sebelum Periode Bunga mulai berlaku melalui media elektronik dan media cetak.
Tanggal Pembayaran Bunga : Dalam hal Tanggal Pembayaran Bunga jatuh pada bukan hari kerja, maka Pembayaran Bunga dilakukan pada hari kerja pertama berikutnya. Hari kerja adalah hari pada saat kliring antar bank diselenggarakan di Jakarta.
Jumlah Pembayaran Bunga Selanjutnya :

Tingkat Bunga Obligasi Rp1.000.000,00, untuk setiap Unit Obligasi.

Jumlah Pembayaran Bunga dibulatkan dalam rupiah penuh, dengan ketentuan apabila di bawah dan sama dengan 50 (lima puluh) sen dibulatkan menjadi nol, sedangkan di atas 50 (lima puluh) sen dibulatkan menjadi Rp1,00 (satu rupiah).

Hak atas Bunga dan atau Pokok Obligasi : Pihak yang tercatat dalam Daftar Pemegang Obligasi pada Bank Indonesia dan Pemilik Penerima Manfaat yang tercatat dalam rekening efek pada Kustodian 2 (dua) hari kerja sebelum tanggal pembayaran bunga dan atau pokok Obligasi berhak atas Bunga dan atau Pokok Obligasi.
Tingkat Bunga Obligasi Pengganti :
  • Apabila selama 6 (enam) bulan kalender berturut-turut tidak terdapat suatu hasil lelang atas Sertifikat Bank Indonesia Jangka Waktu Tiga Bulan, maka penentuan Tingkat Bunga Obligasi didasarkan pada hasil lelang Surat Utang lain dari Pemerintah dengan jangka waktu tiga bulan dimana sistem pelelangannya setara denga lelang Sertifikat Bank Indonesia dimaksud.
  • Apabila pelelangan Surat Utang lain dari Pemerintah tersebut tidak dilakukan, maka hasil pelelangan Sertifikat Bank Indonesia terakhir digunakan untuk menghitung Tingkat Bunga Obligasi dimaksud.

Dari perhitungan Tingkat Bunga Obligasi Pengganti tersebut akan diumumkan melalui media elektronik dan media cetak selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender sebelum diberlakukannya Tingkat Bunga Obligasi Pengganti.

Pembelian oleh Penerbit :
  • Pemerintah dapat membeli Obligasi pada harga pasar.
  • Obligasi yang dibeli kembali secara otomatis dinyatakan lunas.
  • Bank Indonesia akan mengumumkan jumlah Obligasi yang telah dibeli kembali oleh Pemerintah pada hari kerja pertama setiap minggu berikutnya.
Pelunasan Pokok Obligasi :

Pelunasan Pokok Obligasi dilakukan pada Tanggal Jatuh Tempo sebesar 100% (seratus per seratus) dari Jumlah Pokok Obligasi.

Dalam hal Tanggal Jatuh Tempo jatuh pada bukan hari kerja, maka Pelunasan Pokok Obligasi dilakukan pada hari kerja pertama berikutnya. Hari kerja adalah hari pada saat kliring antar bank diselenggarakan di Jakarta.

 

 

Bagian C : Penatausaha, Pemegang Obligasi, Bukti Pendaftaran Dan Pengalihan Hak  
Penatausaha : Bank Indonesia
Daftar Pemegang Obligasi : Pihak yang namanya terdaftar dalam Daftar Pemegang Obligasi pada Bank Indonesia dianggap sebagai Pihak yang mempunyai hak atas Obligasi tersebut, sampai dengan adanya instruksi pengalihan hak dari Pihak yang berwenang sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia.
Bukti Pendaftaran : Bukti pendaftaran pada Daftar Pemegang Obligasi dilakukan melalui konfirmasi tertulis dan atas laporan secara periodik dari Bank Indonesia.
Pengalihan Hak Obligasi : Penatausaha melakukan pencatatan atas pengalihan hak Obligasi secara elektronik dalam Daftar Pemegang Obligasi sesuai dengan persyaratan dan tata cara yang ditetapkan Bank Indonesia, termasuk penentuan bentuk dan isi instruksi pengalihan hak Obligasi.
Pencatatan Obligasi Yang Dijaminkan : Penatausaha melakukan pencatatan atas Obligasi yang dijaminkan dan menentukan persyaratan dan tata cara pengalihan hak Obligasi yang dijaminkan serta pengangkatan penjaminan atas Obligasi tersebut sesuai Peraturan Bank Indonesia.
 

 

Bagian D : Lain-lain  
Agen Pembayar : Bank Indonesia.
Tanggung Jawab
Agen Pembayar
:
  • Agen Pembayar secara otomatis mendebet rekening milik Pemerintah di Bank Indonesia atas kewajiban Bunga dan Pokok Obligasi yang Jatuh Tempo.
  • Pada hari yang sama, Agen Pembayar membayar Bunga dan Pokok Obligasi kepada Pihak yang tercatat pada Daftar Pemegang Obligasi.
  • Kustodian yang tercatat dalam Daftar Pemegang Obligasi pada Bank Indonesia wajib membayar Bunga dan Pokok Obligasi pada hari yang sama kepada Pemilik Penerima Manfaat yang tercatat pada Kustodian tersebut.
Perpajakan : Berlaku peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan.
Pembatasan Investasi Dan Kepemilikan : Tidak ada.
Hukum Yang Berlaku : Hukum Indonesia.
 

Jakarta, 28 Mei 1999

Menteri Keuangan

Posted by Coordinator on Oct 13,2011 04:26:17