Sosialisasikan Capaian Satu Dasawarsa Kontribusi Sukuk Negara, DJPPR Hadir Lebih Dekat di Sumatera Barat

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Luky Alfirman memberikan kuliah umum di Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang pada Selasa 27 November 2018 dan Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi pada Rabu 28 November 2018.

Kuliah umum ini mengangkat tema “Satu Dasawarsa Sukuk Negara : Kontribusi Membangun Negeri” dan sekaligus menjadi rangkaian acara dies natalis UIN Imam Bonjol ke-52. Kuliah umum di Auditorium UIN Imam Bonjol ini dihadiri kurang lebih 900 Mahasiswa dan di IAIN Bukittinggi dihadiri oleh 400 mahasiswa dari beberapa Fakultas UIN Imam Bonjol dan IAIN Bukittinggi.

Pada kesempatan ini, Luky Alfirman menyampaikan berbagai capaian pembiayaan APBN, yang bersumber dari Sukuk Negara,  selama 10 tahun terakhir untuk pembangunan Indonesia, khususnya di Sumatera Barat. Selama periode 2014 – 2019, Sukuk Negara telah membiayai proyek infrasytruktur yang dibangun di Provinsi Sumatera Barat dengan total mencapai Rp2,29 triliun.

“Kontribusi Sukuk Negara yang disambut baik oleh masyarakat telah mampu meningkatkan kemandirian dalam pembiayaan pembangunan nasional dan mendukung percepatan pembangunan proyek infrastruktur dan proyek strategis lainnya”, jelas Luky.

Pemanfaatan pembiayaan proyek melalui Sukuk Negara ini, meliputi beberapa proyek di Kementerian PUPERA, Kementerian Perhubungan, Kementerian Agama, Kementerian Ristek dan Dikti di Sumatera Barat, antara lain:

  1. Pembangunan Gedung Perkuliahan di UIN Imam Bonjol Padang pada tahun 2015, 2016 dan 2019 dengan nilai pembiayaan Rp121.163.464.79
  2.  Pembangunan Gedung Perkuliahan di IAIN Bukittinggi pada tahun 2016, 2018 dan 2019 dengan nilai pembiayaan Rp95.040.387.000
  3. Pembangunan Gedung Perkuliahan di IAIN Batusangkar pada tahun 2017, 2018 dan 2019 dengan nilai pembiayaan Rp93.111.000.000
  4. Pembangunan Gedung Sekolah, Laboratorium Terpadu, dan Perpustakaan pada tahun 2018 dan 2019 dengan nilai pembiayaan Rp35.246.756.000
  5. Revitalisasi dan Pengembangan Tabing Padang pada tahun 2014, 2017 dan 2019 dengan nilai pembiayaan Rp62.777.720.000
  6. Revitalisasi dan Pengembangan Asrama Haji Padang Pariaman pada tahun 2015, 2016, 2017, 2018, dan 2019 dengan nilai pembiayaan Rp196.456.497.259
  7. Pembangunan Jaringan Sumber Daya Air pada tahun 2017, 2018, dan 2019 dengan nilai pembiayaan Rp1.027.913.387.000
  8. Pembangunan Jembatan dan Jaringan Jalan pada tahun 2015, 2016, 2017, 2018, dan 2019 dengan nilai pembiayaan Rp656.038.044.000.
Posted by Andi Abdurrochim on Dec 04,2018 15:59:33