DJPPR Melaksanakan Diseminasi Mekanisme Pengelolaan Hibah Untuk Kementerian/Lembaga, Donor Dalam Negeri dan Luar Negeri


Oleh: Ayulia Erstantri Wakib, 16-Jun-2017

DJPPR kembali menyelenggarakan acara Diseminasi Mekanisme Pengelolaan Hibah sebagai upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelaporan hibah di Indonesia. Diseminasi dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 18 Mei 2017 bertempat di Gedung Keuangan Negara Yogyakarta.

Transparansi dan akuntabilitas pelaporan hibah di Indonesia akan meningkat seiring meningkatnya pemahaman Kementerian/Lembaga, donor dalam negeri dan luar negeri tentang mekanisme pengelolaan hibah termasuk pertanggungjawaban akuntansinya. Selain itu dalam kesempatan yang sama juga disampaikan isu terkini terkait mekanisme pengelolaan hibah.

Acara pembukaan dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Yogyakarta selaku Kepala Perwakilan Kemneterian Keuangan, Ludiro. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi diseminasi oleh para narasumber dari pejabat di lingkungan DJPPR yakni Widjanarko (Direktur Evaluasi, Akuntansi dan Setelmen), Hedriansyah (Kepala Seksi Akuntansi Hibah) dengan moderator Fatati Sri Wahyuni (Kepala Subdirektorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan).

Adapun peserta diseminasi meliputi Kementerian/Lembaga, donor dalam negeri (Pemerintah Daerah) dan donor luar negeri. Adapun jumlah peserta yang hadir sebanyak 149 orang. Seluruh peserta diseminasi secara aktif mengikuti jalannya acara hingga penutupan.

Presentasi sesi pertama disampaikan oleh narasumber Widjanarko yang menyampaikan materi tentang Mekanisme Pengelolaan Hibah. Hal-hal yang disampaikan melalui presentasi tersebut antara lain: dasar hukum dan prinsip penerimaan hibah, klasifikasi hibah, mekanisme pertanggungjawaban hibah. Secara khusus juga disampaikan materi terkait dengan pengelolaan hibah dalam rangka Pilkada sebagai persiapan penyelenggaraan Pilkada Serentak tahun 2018. Sementara Narasumber kedua, Hedriansyah menyampaikan materi tentang Isu Terkini Terkait Pengelolaan Hibah yang meliputi temuan BPK 2016, revisi PMK 191/PMK.05/2011 dan SiMERAH (Sistem e-Monitoring Regsiter Hibah).

Sesi terakhir merupakan sesi tanya jawab. Pada sesi ini panitia membuka dua alternatif penyampaian pertanyaan dari peserta yakni disampaikan secara tertulis ataupun langsung disampaikan secara lisan. Peserta secara antusias menyampaikan pertanyaan, baik terkait materi yang disampaikan dalam diseminasi maupun terkait permasalah pengelolaan hibah yang ditemui oleh peserta diseminasi. Selanjutnya narasumber secara bergantian menyampaikan jawaban dan tanggapan yang saling melengkapi satu sama lain. Dalam kesempatan tersebut para peserta juga menyampaikan apresiasinya kepada DJPPR atas kerjasamanya yang sangat baik selama ini yang membantu mediasi permasalahan hibah langsung antara Kementerian/Lembaga dan donor dalam maupun luar negeri. Para peserta juga sangat berharap agar diseminasi hibah tetap dilakukan secara periodik dan berkelanjutan sebagai forum diskusi dan penyampaian isu-isu terbaru terkait hibah.

Acara Penutupan disampaikan oleh Direktur Evaluasi, Akuntansi dan Setelmen mewakili DJPPR. Pada kesempatan tersebut disampaikan terimakasih kepada seluruh peserta diseminasi yang telah berpartisipasi aktif dalam acara diseminasi.