Pejabat DJPPR

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko

Luky Alfirman
Lahir di Bandung pada tanggal 27 Maret 1970. Memulai karirnya sebagai PNS pada tanggal 1 Maret 1995 sebagai pegawai Direktorat Jenderal Pajak. Pada bulan Juli 2004 ditugaskan sebagai Kepala Subbagian Kelembagaan dan Pelaporan Direktorat Jenderal Pajak. Kemudian dipromosikan sebagai Kepala Sub Direktorat Potensi Perpajakan. Sempat menjabat sebagai Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Kebayoran Lama. Kemudian pada April 2013 diamanahi untuk menjabat Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro, Badan Kebijakan Fiskal, Pada September 2015 ditugaskan menjadi Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan, Sekretariat Jenderal. Pada tanggal 28 Juli 2017 dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Kebijakan Penerimaan Negara. Kemudian dipercaya sebagai Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko pada 30 November 2017.

 

Sekretaris Direktorat Jenderal

Iyan Rubiyanto
Lahir di Cirebon, 27 September 1966. Memulai karir sebagai PNS pada 1 Maret 1991 sebagai Pelaksana Kantor Inspeksi Bea dan Cukai Tipe A Belawan. Kemudian dipromosikan sebagai Kepala Seksi Ekspor, Bidang Pabean dan Cukai, Kanwil VII DJBC (Jawa Timur) di Surabaya pada 20 Agustus 1997. Kemudian pada 25 November 2005 dipromsikan sebagai Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai pada Kanwil XII DJBC Ambon. Iyan dipromosikan sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada 25 Oktober 2012. Dan kemudian menjabat Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko mulai tanggal 14 Juni 2019

 

Direktur Pinjaman dan Hibah

Scenaider C.H. Siahaan
Lahir di Medan pada tahun 1988, Scenaider C.H. Siahaan merupakan lulusan Diploma IV STAN pada tahun 1995. Ia memulai karir di Kementerian Keuangan pada tahun 1988 sebagai pegawai Inspektorat Jenderal. Ia melanjutkan pendidikan Master di George Washington University dan lulus pada tahun 2001. Pada tahun 2012, Ia dilantik sebagai Direktur Strategi dan Portofolio Utang kemudian sebagai Direktur Strategi dan Portofolio Pembiayaan di tahun 2015. Hingga pada tahun 2018 ditetapkan sebagai Direktur Pinjaman dan Hibah.

Direktur Surat Utang Negara

Loto Srinaita Ginting
Lahir di Medan, 7 Mei 1967. Lulus dari Universitas Indonesia pada Tahun 1992, Loto Srinaita Ginting memulai karir di Kementerian Keuangan pada tahun 1993 sebagai pegawai Badan Analisa Keuangan dan Moneter. Melanjutkan pendidikan di University of New South Wales dan meraih gelar Master of Commerce in Management pada tahun 2000. Tahun 2001, Ia dilantik sebagai Kepala Sub Bagian Analisis Fiskal dan Moneter. Loto Srinaita Ginting dilantik sebagai Direktur Surat Utang Negara pada tahun 2012.

Direktur Pembiayaan Syariah

Dwi Irianty Hadiningdyah
Lahir di Ngawi, 22 Juni 1966. Memulai karir sebagai PNS pada 1 Oktober 1990 sebagai Pelaksana Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat. Pada 10 April 2001 dipromosikan sebagai Kepala Subbagian Hukum Lembaga Keuangan I, Sekretariat Jenderal Departemen Keuangan. Kemudian dipromosikan sebagai Kepala Subdirektorat Peraturan dan Kebijakan Operasional, Direktorat Pembiayaan Syariah, Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang pada 27 Oktober 2008. Kemudian dipromosikan sebagai Direktur Pembiayaan Syariah, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko pada 21 November 2018.

 

 

Direktur Strategi dan Portofolio Pembiayaan

Riko Amir
Lahir di Jakarta, 6 Februari 1972. Memulai karir sebagai PNS pada 1 Maret 1999 sebagai pelaksana Direktorat Jenderal Anggaran. Dipromosikan sebagai Kepala Seksi Pelaksanaan Anggaran I – A Subdirektorat Pelaksanaan Anggaran I, Direktorat Jenderal Perbendaharaan pada 2 November 2006. Pada 15 Januari 2007 Riko dipromosikan sebagai Kepala Subbidang Risiko Infrastruktur Lainnya, Badan Kebijakan Fiskal. Kemudian dipromosikan sebagai Kepala Subdirektorat Mitigasi Risiko Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko pada 27 April 2015. Dan kemudian dipromosikan sebagai Direktur Strategi dan Portofolio Pembiayaan, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko pada 21 November 2018.

 

Direktur Evaluasi, Akuntansi dan Setelmen

Endah Martiningrum
Lahir di Magelang, 22 Maret 1969. Memulai karir sebagai PNS pada 1 Januari 1995 sebagai Pelaksana pada Badan Akuntansi Keuangan Negara. Kemudian dipromosikan sebagai Kepala Seksi Bimbingan Akuntansi pada 15 Agustus 2001. Pada 23 Juni 2010 Endah dipromosikan sebagai Kepala Bidang Pembinaan Perbendaharaan II, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sumatera Utara. Kemudian pada 21 November 2018 Endah dipromosikan sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tengah, Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan pada 9 September 2019 dilantik sebagai Direktur Evaluasi, Akuntansi dan Setelmen Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko.
 

 

Direktur Pengelolaan Risiko Keuangan Negara

Heri Setiawan
Lahir di Tanjung Karang, 24 September 1969. Memulai karir sebagai PNS pada 24 April 1999 sebagai Pelaksana pada Subbagian Inventarisasi dan Penghapusan II, Sekretariat Jenderal Departemen Keuangan. Kemudian dipromosikan sebagai Kepala Subbagian Pembinaan Penyimpanan pada 2 Agustus 2006. Pada 31 Agustus 2009 Heri dipromosikan sebagai Kepala Subdirektorat Portofolio dan Risiko Utang, Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang. Kemudian pada 21 November 2018 Heri dipromosikan sebagai Direktur Evaluasi, Akuntansi dan Setelmen, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko dan pada 9 September 2019 dilantik sebagai Direktur Pengelolaan Risiko Keuangan Negara.
 

 

Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur

Bramantio Isdijoso
Lulus dari Universitas Pertanian Bogor pada Tahun 1987 dan gelar Master pada tahun 1991, Bramantio Isdijoso memulai karir di Kementerian Keuangan pada tahun 1993 sebagai pegawai Badan Analisa Keuangan dan Moneter. Tahun 2006, Ia dilantik sebagai Kepala Bidang Analisis Risiko Dukungan Pemerintah. Bramantio Isdijoso dilantik sebagai Direktur Pengelolaan Risiko Keuangan Negara pada tahun 2015 dan pada 9 September 2019 dilantik sebagai Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur, DJPPR.

 

Posted by Admin DJPPR on Feb 23,2017 10:53:44