Pemerintah Republik Indonesia Menerbitkan Sukuk Global Senilai USD3 Miliar Tenor 5 dan 10 Tahun

TIDAK DITUJUKAN UNTUK DISEBARKAN, DIPUBLIKASIKAN, DIDISTRIBUSIKAN ATAU DIDISEMINASIKAN, SECARA LANGSUNG ATAU TIDAK LANGSUNG, SECARA KESELURUHAN ATAU SEBAGIAN, DI DALAM ATAU KE DALAM AMERIKA SERIKAT ATAU DI JURISDIKSI LAIN DI MANA PENYEBARAN, PUBLIKASI, DISTRIBUSI ATAU DISEMINASI ADALAH TERLARANG SESUAI UNDANG-UNDANG YANG BERLAKU.

 

Jakarta, 24 Februari 2018 - Republik Indonesia (selanjutnya disebut sebagai “Republik”) kembali ke pasar sukuk global melalui penerbitan US$1,25 miliar tenor 5 tahun dan US$1,75 miliar tenor 10 tahun, dengan format Reg S / 144A Trust Certificates yang akan jatuh tempo pada tahun 2023 dan 2028 (selanjutnya disebut sebagai “Sukuk Wakalah”). Sukuk Wakalah ini diterbitkan oleh Perusahaan Penerbit SBSN Indonesia III (selanjutnya disebut sebagai “PPSI-III”), sebuah badan hukum Republik yang bertujuan khusus untuk menerbitkan surat berharga yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dalam mata uang asing di pasar internasional. Sukuk Wakalah ini akan didaftarkan pada Bursa Saham Singapura (Singapore Stock Exchange) dan NASDAQ Dubai. Setelmen akan dilaksanakan pada tanggal 1 Maret 2018. Sukuk Wakalah ini ditetapkan harganya pada tanggal 22 Februari 2018, dengan imbal hasil (yield) sebesar 3,750% untuk tenor 5 tahun dan 4,400% untuk tenor 10 tahun. Setiap seri telah diberikan peringkat Baa3 oleh Moody’s Investors Service, BBB- oleh S&P Global Ratings, dan BBB oleh Fitch Ratings.  

Sukuk Wakalah dengan tenor 5 tahun merupakan penerbitan Green Sukuk pertama kalinya di dunia yang dilakukan oleh pemerintah negara (sovereign) dan juga merupakan penerbitan pertama yang dilakukan oleh Republik di bawah Kerangka Green Bond dan Green Sukuk (Green Bond and Green Sukuk Framework) yang baru ditetapkan. Transaksi ini berhasil dilaksanakan dengan memanfaatkan waktu yang tepat setelah terjadinya volatilitas yang tinggi di pasar modal global, yang didorong oleh ekspektasi inflasi Amerika Serikat dan peningkatan suku bunga Fed sejak awal Februari 2018.

Transaksi ini didukung oleh orderbook global dengan kualitas yang baik, yang menunjukkan ketahanan dan dalamnya pasar Sukuk, serta menunjukkan kuatnya minat investor terhadap penerbitan ini. Penetapan harga (pricing) Sukuk Wakalah Republik adalah pada 30 bps lebih rendah daripada indikasi pricing awal (initial pricing guidance) untuk kedua seri. Transaksi ini sejalan dengan tujuan Republik untuk memperkokoh pasar keuangan syariah global dan komitmen terhadap pendanaan hijau yang ramah lingkungan. Ini merupakan penerbitan Sukuk dalam mata uang USD yang kesembilan oleh Republik dan merupakan penerbitan ketujuh di bawah Program Penerbitan Trust Certificate.

Struktur akad Sukuk ini adalah Wakalah, dengan underlying asset: (i) Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah dan bangunan (51%) dan (ii) proyek-proyek APBN yang sedang dalam pembangunan atau akan dibangun (49%).

Setelah melalui serangkaian pertemuan dengan investor (investor meetings) yang mencakup pusat keuangan di Asia, Eropa, dan Timur Tengah, Sukuk Wakalah menarik minat dari berbagai investor, baik di dalam maupun di luar negeri, dengan Sukuk Wakalah tenor 5 tahun berhasil didistribusikan kepada 32% investor syariah (Timur Tengah dan Malaysia), 10% di Indonesia, 25% di Asia (terkecuali Indonesia dan Malaysia), 18% di Amerika Serikat, dan 15% di Eropa. Sementara itu, Sukuk Wakalah tenor 10 tahun didistribusikan 24% kepada investor syariah (Timur Tengah dan Malaysia), 10% di Indonesia, 12% di Asia (terkecuali Indonesia dan Malaysia), 22% di Amerika Serikat, dan 32% di Eropa.  

Alokasi berdasarkan jenis investor untuk Sukuk Wakalah tenor 5 tahun adalah 29% untuk reksa dana, 40% untuk bank, 20% untuk bank sentral dan sovereign wealth fund, 10% untuk perusahaan asuransi dan dana pensiun, dan 1% untuk private bank. Sementara untuk Sukuk Wakalah tenor 10 tahun, alokasinya adalah 47% untuk reksa dana, 39% untuk bank, 7% untuk bank sentral dan sovereign wealth fund, 6% untuk perusahaan asuransi dan dana pensiun, dan 1% untuk private bank.

Abu Dhabi Islamic Bank PJSC, Citigroup (B&D), CIMB, Dubai Islamic Bank PJSC and HSBC (juga bertindak sebagai Green Structuring Advisor) bertindak sebagai Joint Lead Managers dan Joint Bookrunner. Sementara PT Bahana Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk bertindak sebagai co-managers untuk transaksi ini.

______________________________________________

PENGUMUMAN INI BERSIFAT RAHASIA DAN HANYA DITUJUKAN KEPADA PIHAK-PIHAK TERTENTU DAN PARA PENASIHATNYA. MATERI-MATERI YANG DISAMPAIKAN ADALAH HANYA BERSIFAT INFORMASIONAL DAN TIDAK DITUJUKAN, DAN TIDAK BOLEH DIPAKAI, DAN BUKAN MERUPAKAN BAGIAN DARI PENAWARAN PENJUALAN, PENAWARAN PEMBELIAN, ATAU PERMINTAAN PENJUALAN ATAU PERMINTAAN PEMBELIAN INSTRUMEN SEKURITAS KE AMERIKA SERIKAT ATAU JURISDIKSI MANA PUN. INSTRUMEN SEKURITAS YANG DIDESKRIPSIKAN DI DOKUMEN INI BELUM DAN TIDAK AKAN DIDAFTTARKAN DI BAWAH UNDANG-UNDANG SEKURITAS AMERIKA SERIKAT TAHUN 1933, SEPERTI YANG SUDAH DIAMANDEMEN, ATAU DENGAN OTORITAS REGULATOR SEKURITAS NEGARA BAGIAN ATAU JURISDIKSI LAIN DI AMERIKA SERIKAT DAN TIDAK BOLEH DITAWARKAN, DIJUAL ATAU DISERAHKAN DI DALAM JURISDIKSI AMERIKA SERIKAT KECUALI JIKA TERDAPAT PENGECUALIAN DARI, ATAU DI DALAM SEBUAH TRANSAKSI YANG TIDAK TUNDUK PADA, SYARAT-SYARAT PENDAFTARAN SEPERTI YANG TERTERA DI UNDANG-UNDANG SEKURITAS DAN HUKUM SEKURITAS YANG BERLAKU DI NEGARA BAGIAN MASING-MASING. TIDAK AKAN ADA PENAWARAN UMUM INSTRUMEN SEKURITAS DI DALAM AMERIKA SERIKAT ATAU JURISDIKSI MANAPUN DI MANA PENAWARAN BERSIFAT TERBATAS ATAU TERLARANG ATAU DI MANA PENAWARAN TERSEBUT BERSIFAT MELANGGAR HUKUM SEBELUM PENDAFTARAN ATAU PROSES KUALIFIKASI DI DALAM UNDANG-UNDANG SEKURITAS DARI JURISDIKSI TERSEBUT. PENAWARAN UMUM DARI SEKURITAS APAPUN DI AMERIKA SERIKAT OLEH REPUBLIK AKAN DILAKUKAN MELALUI SEBUAH PROSPEKTUS, YANG AKAN DIPEROLEH DARI REPUBLIK DAN AKAN BERISI INFORMASI MENDETAIL TENTANG REPUBLIK, TERMASUK DATA-DATA STATISTIK TERTENTU DAN DATA EKONOMI YANG LAIN. KEGAGALAN DALAM MENGIKUTI PERSYARATAN-PERSYARATAN TERSEBUT DAPAT BERAKIBAT PADA PELANGGARAN TERHADAP UNDANG-UNDANG SEKURITAS ATAU HUKUM YANG BERLAKU DI JURISDIKSI LAIN. TIDAK ADA DANA, SEKURITAS, ATAU PERTIMBANGAN LAIN YANG DICOBA DIDAPATKAN MELALUI PENGUMUMAN INI ATAU INFORMASI YANG TERDAPAT DI DALAM DOKUMEN INI, DAN JIKA DIKIRIMKAN SEBAGAI TANGGAPAN TERHADAP PENGUMUMAN ATAU INFORMASI YANG TERDAPAT DI DALAM DOKUMEN INI, TIDAK AKAN DITERIMA.

 

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko

File Terlampir
Displaying 1-1 of 1 result.

Pemerintah Republik Indonesia Menerbitkan Sukuk Global Senilai USD3 Miliar Tenor 5 dan 10 Tahun

Posted by Ishaq Hasibuan on Feb 26,2018 15:55:44