Pemerintah Terbitkan Green Sukuk Ritel Pertama di Dunia, Sukuk Tabungan Seri ST006

Jakarta, 01/11/2019 DJPPR – Pemerintah resmi membuka masa penawaran Green Sukuk Ritel seri ST006 secara online (e-SBN) kepada investor individu Warga Negara Indonesia pada Jumat, 1 November 2019. Masa penawaran akan berlangsung mulai tanggal 1 – 21 November 2019. 

Green Sukuk Ritel seri ST006 merupakan penerbitan Green Sukuk Ritel pertama sekaligus menunjukkan komitmen dan kontribusi Pemerintah dalam mengembangkan pasar keuangan Syariah dan juga dalam mengatasi perubahan iklim, yang diwujudkan melalui penerbitan instrumen pembiayaan yang inovatif dan berkelanjutan. 

“Tujuan penerbitan SBSN atau sukuk ini untuk mendukung APBN kita. Kita ikut membangun negeri ini melalui APBN. Label syariah ini tidak sembarangan, ada label halal dari MUI. Green maksudnya komitmen pemerintah membangun proyek-proyek yang bersifat berkelanjutan dan hijau. Selain itu untuk mendukung pasar keuangan syariah Indonesia," jelas Direktur Jenderal (Dirjen) PPR Luky Alfirman.

Penempatan investasi pada ST006 sangat terjangkau yaitu mulai dari Rp1 juta hingga Rp3 miliar per orang dengan tenor 2 tahun.

Melalui penerbitan Green Sukuk Ritel seri ST006, Pemerintah akan membiayai proyek ramah lingkungan di lima sektor yakni energi yang terjangkau dan bersih, pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi, inovasi dan infrastruktur industri, kota dan komunitas yang berkelanjutan, dan perubahan iklim. Hal ini diharapkan dapat memitigasi dampak perubahan iklim dan adaptasi atas perubahan iklim yang telah terjadi. Tujuan penerbitan ST006 secara online adalah untuk mempermudah akses masyarakat berinvestasi di SBSN ritel, menyediakan alternatif investasi bagi masyarakat, mendukung terwujudnya keuangan inklusif, serta memenuhi sebagian pembiayaan APBN 2019 sekaligus berpartisipasi dalam mendukung pembangunan nasional khususnya untuk green asset.  

Imbal hasil kupon 6,75% floating with floor mengikuti BI 7 days reverse repo rate pada saat penetapan sebesar 5,00% di tambah spread yang ditetapkan sebesar 175 bps di periode pertama 10 Januari 2020 dan tanggal 10 Februari 2020.

Pemesanan pembelian disampaikan melalui sistem elektronik yang disediakan Mitra Distribusi yang memiliki interface dengan sistem e-SBN. Sebelum melakukan pemesanan pembelian, setiap calon investor kiranya terlebih dahulu memahami Memorandum Informasi ST006.

Masyarakat yang berminat untuk berinvestasi di ST006 dapat mengakses web Sukuk Tabungan di: www.kemenkeu.go.id/sukuktabungan atau menghubungi 23 Mitra Distribusi yang telah ditetapkan melayani pemesanan pembelian secara langsung melalui sistem elektronik (layanan online).

Posted by Andi Abdurrochim on Nov 01,2019 19:52:41