Kementerian Keuangan Mendukung Program Transisi Energi

Jakarta – Pada Kamis, 13 November 2019 Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Luky Alfirman, hadir pada acara Indonesia Energy Transition Dialogue 2019 yang diselenggarakan di The Tribata, Kebayoran Baru. Dirjen PPR diundang sebagai panelis pada diskusi panel bertajuk “Unlocking Green Finance in Indonesia”.

Bersama empat pembicara lain dari Asian Development Bank, Eximbank Indonesia, Oko-Institut Germany dan Tropical Landscapes Finance Facility, Luky memberikan materi mengenai instrumen-instrumen Green Finance yang terdiri dari Viability Gap Fund (VGF), Green Bonds dan Green Sukuk. Luky menjelaskan bahwa pemerintah mempunyai komitmen yang kuat dalam mengembangkan pembangunan yang bersifat hijau. Dan DJPPR Kementerian Keuangan memiliki peran dalam menyediakan pembiayaan dalam mendorong upaya tersebut.

“DJPPR Kementerian Keuangan punya peran untuk mendorong dan mensupport pembangunan hijau melalui fiskal di sisi pembiayaan APBN diantaranya adalah menggunakan Skema KPBU, Green bonds dan Green Sukuk” jelas Luky Alfirman.

Acara ini diselenggarakan untuk memperkuat konsep transisi energi, termasuk pendorong, konsekuensi serta peluang dan kesempatan techno-ekonomik untuk para stakeholders dalam sektor kelistrikan Indonesia. Selain itu acara ini juga bertujuan untuk memfasilitasi wacana transisi energi dengan membangun pendeketaan sistematis untuk memastikan transisi yang lancar untuk negeri.

Posted by Andi Abdurrochim on Nov 15,2019 14:56:05